Pilih salah satu di antara dua teasers di bawah, okay

Standard

[1] TUESDAY BLUES

It has a strong aromatic herbal scent slightly reminiscent of lavender or jasmine for me. –Pink Tape-

Aku mendorong tubuhnya, meminta secara non-verbal agar ia melepaskan pelukkan tunggal yang ia lakukan padaku, aku tak membalasnya, hanya terduduk lemas di dalam pelukkan hangatnya.

“Aku mencintaimu Soojung” ia mengatakannya dengan pengucapan dan pemenggalan suku kata yang sangat jelas, dan aku dapat mendengarkannya dengan sangat baik.

“Aku bertanya untuk terakhir kalinya, tak bisakah kau tetap disini?” tubuhku kembali gemetar membayangkan kepergiannya.

“Aku akan segera mengurus segalanya dan kembali kesini, aku berjanji” ia menyakinkanku.

“Dan itu membutuhkan waktu setidaknya enam bulan, kau harus menyelesaikan sekolahmu hingga akhir semester bukan?”

“Aku akan mengunjungimu setiap satu atau dua bulan, Soojung”

“Tapi aku hanya membutuhkan waktu satu jam untuk membunuh diriku, dan mereka, mereka bahkan hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk menghilangkan nyawaku”

“Tak ada yang berhak mengambil nyawamu, tak ada yang berhak termasuk dirimu sendiri”

“Kami memang tidak berhak, Sul. Tapi kami mampu melakukannya”

“Kumohon jangan pernah berfikir untuk melakukannya lagi. Tidakkah kau mencintaiku? Setidaknya jangan lakukan hal itu demi aku” aku tak merespon kata-katanya, kubiarkan ia melanjutkan kalimatnya.

“Aku tahu kau mencintaiku, Soojung. Aku tahu..” napasnya terpenggal, wajahnya memerah. Ia menahan tangisnya, ia selalu menahan air matanya setidaknya ketika di hadapanku. Aku menarik napasku, meraih aroma yang hanya dapat kurasakan ketika aku bersamanya.

“Pernahkah aku mengatakan bahwa aku mencintaimu, Sul?” tangannya yang dingin dan sedikit bergetar, mulai menyentuh telapak tanganku, ia menggenggam tanganku dengan canggung.

“Jika kau tak mencintaiku, mengapa kau menahan kepergianku, Jung?” suaranya berat. Aku mengangkat kepalaku, menatap ke arah cahaya senja yang menerobos masuk dari pintu besar di hadapanku. Apakah yang kurasakan padanya adalah cinta? Aku tak pernah merasakan perasaan ini sebelumnya, kepada siapapun.

Ia membuatku mampu membayangkan hal-hal yang tak pernah kubayangkan sebelumnya. Aku membayangkan membunuh satu persatu orang yang menyakitiku. Aku membayangkan merebut ia dari orang-orang yang mencintai dan dicintainya. Aku membayangkan hanya tinggal berdua dengannya di suatu tempat yang jauh dari keramaian. Aku membayangkan ia mencumbuiku setiap saat. Aku membayangkan kami tak dibatasi oleh waktu, aku membayangkan keberadaanku dan keberadaannya.. abadi. Kurasa aku tak mencintaimu, Sul.. Aku memuja dirimu.

“Pergilah, aku tak akan menahanmu lagi” aku tahu jawaban yang keluar dari mulutku ini adalah jawaban paling menyakitkan bagi diriku sendiri, setidaknya tidak baginya. Ia berusaha menangkap tatapan hampaku, tapi aku memejamkan mataku dan menyandarkan tubuhku. Ku raih blueberry gum dari saku bajuku, membuka dua buah gum sekaligus dan memasukkannya ke dalam mulutku kemudian mulai mengunyahnya. Dan kembali memasang earphone di kedua telingaku.

Aku menarik napas dalam-dalam, mencoba menangkap aroma tubuhnya. Tak ingin menyia-nyiakan keberadannya meski dengan mata dan telinga yang tertutup.

Deg! Aku meremas rok sekolah yang ku kenakan, dan mulai membuka mataku perlahan. Mataku terbuka lebar, namun kurasa pupil mataku justru membesar.

Kusapu ruangan ini dengan pandanganku, tak ada apa-apa selain gudang yang kosong dan gelap.

Kulepas earphone ku dan yang kudengar hanyalah suara deritan serangga senja.

Ia..

Meinggalkanku.

 

[2] BELUM ADA JUDUL

Aku berjalan perlahan di atas jalan setapak yang masih lembab akibat hujan yang mengguyur kota ini sepanjang sore tadi. Kugenggam sebatang bunga mawar putih, dan terus berjalan hingga berhadapan dengan gerbang tua yang selalu kuanggap rumah keduaku. Grand Yard Cemetery, tempat di mana aku menemui ayahku yang telah terbaring abadi.

Aku melompat ke jalan berbatu yang disediakan pemakaman ini, tak banyak penerangan yang masih berfungsi dengan baik, sebagian besar yang kulihat hanyalah gelapnya malam. Aku berjalan melalui ratusan patung salib dan patung angels yang berdiri dengan anggunnya di lahan yang sangat luas ini. Aku berbelok pada persimpangan terakhir, tepat berhadapan dengan pagar belakang. Erick Jung, yang telah pergi tepat dua tahun yang lalu. Aku berlutut di hadapannya. Egh basah.

Hai, Dad. How are you?” aku tersenyum simpul.

“I know you must be fine. Me too” kurogoh sakuku dan mengambil sapu tangan dari dalam sana dan menjadikkannya alas dudukku, kini aku bersila di hadapannya.

“Apa? Aku kurus? Kau bercanda, aku makan empat kali sehari, Dad. And about Mommy, aku menjaganya dengan sangat baik. Kau tak perlu khawatir”

“Jessie? Sempurna, ia bahkan mendapatkan predikat cum laude, dia akan segera kemari. Minggu depan ia akan mengunjungimu.” Aku menarik napas dalam kemudian menghembuskannya dengan cepat dan melanjutkan percakapan tunggal yang sudah kulakukan sejak awal.

“Dad, aku bermasalah dengan teman sekamarku, kau ingat dia? Ya Hyuna. Tidak, aku tak mengatakan kalau ia teman yang buruk, hanya saja ia sering bermasalah dengan dirinya sendiri. Seperti yang kau tahu. Aku tak suka dengan polusi suara”

“Maaf jika hanya ini yang bisa kuberikan padamu, Dad. Besok adalah hari pertamaku pindah kamar, kuharap aku mendapatkan teman yang menyenangkan. Aku memiliki firasat yang baik mengenai teman baruku. Kali ini aku yakin, dialah yang terbaik untukku, begitupun sebaliknya.”

Kurapihkan rambut panjangku kemudian berdiri di hadapan salib yang berdiri kokoh di atas makam ayahku, aku berdoa, mendoakan Daddy, mendoakan Mommy, Jessie dan diriku sendiri. Aku bahkan tak suka gereja, aku lebih suka berdoa di tempat ini. Ku kaitan kancing atas coatku, menghindari angin yang menerobos masuk ke dalam pakaianku. Ku elus beberapakali patung salib milik makam ayahku, kemudian menundukkan tubuh di hadapannya. Aku melambaikan tanganku, mengucapkan selamat tinggal kepadanya.

“See you next time, Dad..”

Aku berjalan kembali ke arah parkiran yang hanya berisi mobilku. Ternyata driverku tak mematikan mesin mobilnya, bahkan ia menyalakan lampu dalam mobilku. Ia waspada, menungguku dari dalam mobil. Setelah menyadari kehadiranku, dengan segera ia keluar dan membukakan pintu mobil untukku.

“Terima kasih, Jhon” aku mengambil tissue, mengelap wajahku yang cukup basah akibat gerimis halus yang kehadirannya tak terlalu kusadari.

“Kenapa harus malam hari, Krys?” ia bertanya sambil membetulkan posisi kaca spion tengah, memandangiku dari sana.

“Aku tak suka keramaian”

“Kurasa tempat ini tak pernah ramai sepanjang hari dan sepanjang musim”

“Terlalu bising, Jhon. Kau tahukan di sebelah sana terdapat stasiun kereta api, berisik dan ramai sekali, bahkan ketika aku sudah masuk di area pemakaman, suara-suara bising itu masih menggelitik telingaku. Aku tak suka” ia mengangguk-nganggukan kepalanya.

“Kau takut menemaniku ke tempat sepi seperti ini ya? Haha maafkan aku” aku baru menyadari bahwa supirku yang hanya berbeda tujuh tahun denganku ini tak suka melalui jalan-jalan sepi. Ia trauma, pernah dirampok hingga hampir kehilangan nyawanya.

“Terimakasih, Krys kau masih sangat pengertian”

“Ya, aku mengerti, tapi aku tak cukup peduli”

“Itulah dirimu” aku tertawa geli mendengar ucapannya. Aku menarik napasku dalam-dalam. Menikmati malam berkabut di kota ini hingga Jhon mengantarkanku ke rumah. Cukup jauh, kami harus menempuh satu jam perjalanan bahkan disaat jalan sesepi ini. Aku tak sabar dengan esok hari, aku berjanji kali ini, akan menjadi teman yang baik untuk roommate ku yang baru. Sampai bertemu besok, mate!

 

NOTES!

Both of stories contains kryber and jungli. kalau ada yang nanya gue lebih suka jungli atau kryber, itu susah banget, jujur sempet gasuka sama amber yang terlalu menclok sana sini, ke min dan suzy miss A, hyuna, ailee ke cowok juga menclok sana sini si amber2 ituh haha. sedangkan jungli, kayaknya brasa yang krystal punyatuh ya cuman suli, begitupun sebaliknya (eh kalau sulli paling ama jiyoung sih tapi gak brasa romantic relationship, lebih ke pure sahabatan). tapi pas lihat amazing f(x) berasa bgt amber baik hatinya, jadi gak sebel lagideh sama amber ahaha #iyeGueLabil

kalau lihat di youtube juga kryber dan jungli moment emng bnyakan kryber moment sih yg di post tapi skalinya ada jungli moment yg view ampe ratusan ribu dan momentnya emang.. bikin gereget! haha. jadi jawabannya gue lebih suka mana? mmm intinyasih menurut gue, kryber itu ‘hot’ sedangkan jungli itu ‘dalem’ duaduanya gue suka hahak.

euuum, sekali lagi, dua cerita di atas masing-masing berisi jungli dan kryber, jadi mau manapun yang dipilih pasti ada paket jungli dan krybernya.

jadi pilih salah satu diantara dua cerita di atas ya, no 1 atau no 2. salah satunya ada yang coveran film tapi sementara masih rahasia yang mana.

ohya gue gak bilang bakal ngepost dalam waktu dekat ya #janganKesalYa

last but not least, mohon maaf lahir dan bathin. gue mohon yang buruk-buruk dari gue dan cerita yang gue tulis dibuang jauh-jauh aja okay, ikutin aja yang baik-baiknya (kalau ye ada yang baik-baiknya, kalau gada? haha)

Baiklah segitu saja, I’ll see yaaah dear readers ^^

 

Advertisements

35 responses »

  1. cuy.. teaser pertama itu yg anu bukan? hahaha
    kalo lo nanya gue.. of course.. jungli juseyo.. hahaha #dihajarkrybershipper
    gue smpet berpikir lo ngegabungin 2teaser ini jd 1 tp jungli.. haha tetep yee.. skali jungli ttp jungli..
    gue suka yg seimbanglah dut.. yg ga brasa berat sebelah hahaha

    • teaser pertama bukan anu, hahaa entar gue ksh tahu via dm ya broh. 2 teaser jadi satu? ceritanya buedaaa jauh, maha beda. iyaa hahaha gaboleh berat sebelah ya, aduh pingin ngakak.

      • kalo berat sebelah ntar nyakitin salah satunya.. *gue sangat berpengalaman untuk hal yang satu ini wakakakak
        yaudah lo juga tau pasti gue bakal milih teaser yang pertamalah.. Sometimes, jungli ngingetin gue sama ‘The old time of taengsic’.. hahaha *maaf saya memang bias mode ON

    • iya lo sangat berpengalaman sama yang berat sebelah, berpengalaman digituin dan ngegituin ngahaha
      yes the are, jungli bner2 kek tengsic jaman dulu. ya ampun si sulli ini goldarnya O dan cuek bgt, tapi bner2 bisa pay hard attention ke soojung. si soojung jg sangar kek apatau tpi bisa melt gtu didpan sulli. awh..

  2. well, aku suka cerita yang kedua sih. Agak sedikit familiar sama ceritanya, I guess itu dicover dr salahs atu film thai bkn? Hehe gatau sih.
    yg kedua itu lebih apa ya, Krystalnya itu tuh lebih krystal banget gitu muehehe walaupun tetap berharap smua ceritanya kryber ngahahaa :p

  3. Minal ‘aidin wal faidzin jg ya eon..
    Hm.. Yg kedua itu kyk’na kenal.. >,<
    oke.. Aku pilih yg kedua aja deh.. 😀

  4. ahhh klo masalah milih memilih mah suka bingung ath thor,,sedikasih’a aja deh sama author mw yg mana???hehe
    Ehh tpi yg kedua aja ding,dua2’a jga blh deh.
    Saya lbh suka jungli krna mrka adlah Jeti *gak nyambung*
    Oke di tunggu yaa updetanya & SEMANGAT!!!!

  5. suka dua-duanya tapi lebih suka yang ke 1 kayanya lebih dramatis gimana….gituh 😀
    and yeah Amber tuh deket sama siapa aja, easy going gituh dan itu tuh bikin envy *jk
    oh iya minal aidzin walfaidzin juga ya ka/teh/unnie =)

  6. Q lebihh sregg yg ke 2 thor …
    Sal ea kyak ea tmend sekamr bru ea krytal tu amber ..
    Q sie lbh suka kryber dri pda jungli gx tw knpa ..
    Xeexexeexee …
    Tpi klu author ea pgn bkn ea jungli jga gx pa2 sie ..
    Heeheehee ..
    D tnggu update tan ea thor …
    Hwaithing …!!!!

    • aku gak bisa baca tulisan kamu, sayang.
      gkpapasih klau mau nyingkat tapi hurufnya jgn diganti, jujur aja aku agak disleksia hehe, gak parah sih tapi kalau tulisannya digaya2in aku pusing haha.
      oke yg ke2 ya intinya haha, thank you udh berpartisipasi ^^

  7. 2 unnie
    gw sih sk kryber unn dn gw agk sdkt gk ska ma krystal krn cmn ngangap amber thu servent ny doang pdhal amber thu perhatian bgt ma krstal dr st deh gw gk sk jungli maaf unn klu slh hehehe

  8. setelah tau dan baca sinopsis yg pilihan dua… aku lebih tertarik sama yg kedua deh kak… kepo abiss.. bakalan jadi seperti apa klo kaka yg revisi ulang… wow
    jadi aku pilih yg kedua ajj deh.. kyana lebih menarik

  9. aaa unnie bingung pilihnya, tapi lebih suka yang nomor 1 deeh soalnya nmr 2 udah banyak yang tau kayaknya hehe
    tapi apapun yang bakal dibikin cerita teteup mau baca terus kok! ditungguuuuu~~
    fighting! author jjang! keke^^

  10. yg kdua thor..
    It crta bhkan uda smpe bagian 2. Wktu gw masi sma tmn2 gw gk nyangka lo pmeran film it cewe. Ktanya kegantengan jd cewe. Hahaha

  11. sepada…yg pny lapaknya lg ada ga ya? I’m back thor,remember me?ijin nyerep elmu thor…meskipun telat tp w ikutan voting ya,w pilih teaser 1 krn sesuai ama keseharian w yg sll melepas org yg disayang,ahirnya nyesel sendiri deh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s