Tag Archives: ffkryber

Heima

Standard

pict kry

Amber POV

“We don’t have time for you” every year, I would stay at home for weeks because nothing was ‘coming in’. Instead of waiting, for the past five years I’ve been writing my own songs, making my own albums, producing, directing, and or editing my videos, making concepts and styling, writing proposals and presenting marketing plans, and even looking for my own jobs, all so that I could do what I love for my fans. Even after five years, I’m given the same answer. They still tell me I’m not good enough. What more do I have to do?

Intagram picture and caption Posted.

Read the rest of this entry

Fall [Oneshot]

Standard

Fall

Danke”* ucapnya sambil menghidupkan api dan menyulutkannya kepada sebatang rokok yang telah ia tahan dengan bibirnya.

“Kau masih menggunakan rokok lamamu?” tanyanya padaku. Aku merogoh saku depan jeansku dan

“Tada!” kutunjukkan kotak biru berisi dua puluh batang rokok yang sama persis dengan rokok miliknya.

“I’ve told you this blue box is magical” ucapnya sambil merapihkan rambut lurusnya yang selalu terlihat berantakan. Sederhana saja, itu memang gayanya.

Tidak ada siapa-siapa disini, kami duduk di atas teras panjang dari jajaran puluhan toko yang sudah tutup. Letak jajaran toko ini berada di belakang sebuah Mall yang juga sudah tutup. Persis di depan jajaran toko ini terdapat pula jajaran pohon Oak tua yang telah mulai menggugurkan daun-daunnya.
Read the rest of this entry

Tuesday Blues (Third Chapter)

Standard

PicsArt_1420104559204

Aku datang terlambat, namun aku yakin Krystal belum sampai sekolah. Kini aku berdiri di depan gerbang sekolah sambil menunggu kedatangannya. Oh my Good.. Kulihat sebuah mobil Rolls Royce Phantom berhenti sekitar dua puluh meter dari tempat aku berdiri, dan yap! Sesuai dugaanku, Angel ku turun dari mobil dan berjalan menuju ke arahku, maksudku ke arah gerbang sekolah. Dia menyadari keberadaanku, pandangan kami bertemu dan dengan segera aku menyamai langkahnya. I feel a sudden tingle of excitement…

“Perihal kemarin, maafkan aku. Aku benar-benar menyesal..” karena kesalahanku ia semakin menjadi bahan olok-olok semua orang di dalam kelas. Krystal berhenti di ujung tangga dan memasukkan ipadnya ke dalam tas.

“Silahkan masuk lebih dulu, atau kau ingin melihatku…”
Read the rest of this entry